
Ogan Ilir, Sumatera Selatan– Sinergitas TNI-Polri bersama instansi terkait kembali dibuktikan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan karhutla di wilayah Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (13/09/2026).
Personel *Babinsa Koramil 402-07/Indralaya bersama Polri, Manggala Agni, BPBD Ogan Ilir, dan Batalyon TP 949/DR melaksanakan ground check sekaligus pemadaman setelah terdeteksinya titik hot spot di lokasi tersebut.
Ground check dimulai pukul 12.30 WIB, di titik koordinat 3°13’38.57″ S – 104°10’27.18″ E.
Dari hasil pengecekan, ditemukan bekas lahan terbakar seluas kurang lebih 8 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 4 hektare berhasil dipadamkan. Lahan yang terbakar didominasi semak belukar, ilalang, purun dan semblidang di atas tanah mineral. Status lahan masih dalam pendataan dan berada di kawasan APL.
Tim gabungan mulai melakukan pemadaman pada pukul 13.25 WIB, dan berhasil menyelesaikan pada pukul 19.30 WIB. Dukungan personel Yon TP 949/DR memperkuat satuan kewilayahan sehingga proses pemadaman berjalan cepat, terkoordinasi dan efektif.
Meski api sudah padam, petugas tetap melakukan pemantauan dan penyisiran karena masih ditemukan sisa bara dan sedikit asap.
Selain pemadaman, Babinsa juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla serta menyisir titik-titik rawan sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini.
Danramil 402-07/Indralaya Lettu Kav Adam* menyampaikan penanganan karhutla butuh kecepatan dan sinergi.
“Kami bersinergi dengan seluruh unsur terkait, termasuk dukungan Yon TP 949/DR, untuk memadamkan api. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan. Selanjutnya kami tetap lakukan pemantauan untuk antisipasi munculnya titik api baru,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Kami ajak masyarakat bersama menjaga lingkungan dan segera lapor jika menemukan titik api. Pencegahan sejak dini sangat penting agar kebakaran tidak meluas,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergitas TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan unsur lainnya dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla di Kabupaten Ogan Ilir. .
