
Jakarta – Keberhasilan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam membongkar penyalahgunaan vape narkoba cair yang melibatkan jaringan global mendapat dukungan penuh dari masyarakat. BNN baru-baru ini berhasil menangkap dua warga negara asing (WNA) asal Malaysia dan menyita aset sekitar Rp 18 miliar. Kepemimpinan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kepala BNN diapresiasi karena dinilai berani dan tegas.
BNN Tangkap WNA Malaysia, Bongkar Pabrik Gelap Vape Narkoba, Selamatkan 15.000 Jiwa!
BNN baru-baru ini berhasil menangkap dua warga negara asing (WNA) berinisial MK dan TKG asal Malaysia yang mendirikan clandestine laboratory (pabrik gelap) narkotika jaringan internasional untuk memproduksi 3 ribu liquid vape narkoba. Dari hasil operasi tersebut, BNN juga menyita aset dengan nilai sekitar Rp 18 miliar dan menyelamatkan sekitar 15.000 jiwa anak bangsa, menunjukkan keseriusan BNN dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
Zombie Vapes: Ancaman Narkoba Cair di Indonesia dan Singapura!
Fenomena penyalahgunaan vape dengan kandungan narkotika tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara tetangga seperti Singapura. Di sana, otoritas menemukan ribuan produk vape ilegal dengan kandungan zat berbahaya seperti etomidate dan ketamin. Vape jenis ini dikenal sebagai “zombie vapes” atau “Kpods” karena menimbulkan efek seperti linglung, kehilangan keseimbangan, bahkan risiko overdosis. Etomidate sendiri merupakan agen hipnotik yang digunakan untuk menginduksi tidur atau anestesi pada pasien sebelum prosedur operasi atau tindakan medis. Namun, ketika diubah menjadi cairan vape dan dihirup, Etomidate bertransformasi menjadi zat berbahaya dengan dampak yang tidak terkendali, menunjukkan bahaya laten yang mengintai di balik vape yang terlihat tidak berbahaya.
LAKSI Dukung Penuh BNN: Pendekatan Holistik, Kerjasama Global, Selamatkan Generasi Emas 2045!
Kordinator LAKSI, Azmi Hidzaqi, dalam siaran persnya di Jakarta, memberikan dukungan penuh kepada BNN atas keberhasilan mengungkap sindikat narkoba internasional tersebut. “Kami mengapresiasi BNN yang berhasil mengungkap sindikat jaringan narkoba internasional. Selain itu, BNN berhasil melakukan pendekatan holistik, yang mengintegrasikan penegakan hukum tegas, penguatan intelijen, dan kerjasama global, terutama menjelang target Indonesia Emas 2045,” ujarnya, menunjukkan dukungan publik terhadap strategi BNN dalam memberantas narkoba.
Masyarakat Diajak Kolaborasi: Tolak, Cegah, Lapor, Rehabilitasi!
Azmi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam upaya pencegahan dan rehabilitasi dalam rangka mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. Ia mengimbau masyarakat untuk berani menolak, mencegah, melapor, dan merehabilitasi diri apabila terkena indikasi penyalahgunaan narkoba, menunjukkan pentingnya peran serta masyarakat dalam memerangi narkoba.
Kepemimpinan Komjen Pol Suyudi Dinilai Berani dan Tegas: War on Drugs Efektif Berantas Narkoba!
Kepemimpinan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kepala BNN dinilai berani dan tegas, salah satunya ditunjukkan melalui operasi senyap yang berhasil menangkap gembong narkotika internasional, termasuk penangkapan di Kamboja. BNN dinilai telah aktif dalam menggunakan strategi War on Drugs untuk memberantas peredaran gelap narkoba, salah satunya melalui penangkapan sindikat lintas negara (seperti Iran, Tiongkok, Malaysia) yang menyelundupkan narkoba dalam jumlah besar, menunjukkan efektivitas strategi yang diterapkan BNN dalam memberantas narkoba.
BNN Diminta Terus Tingkatkan Upaya: Kerjasama Lintas Negara Wujudkan Indonesia Bersih Narkoba!
Azmi berharap agar BNN terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba di Indonesia, serta memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri, untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba, menunjukkan harapan publik akan terus berlanjutnya upaya BNN dalam memberantas narkoba. (rel/Tim Red)
