
Kayuagung – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) membuka kolaborasi akademik sebagai bagian dari strategi penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bupati OKI membuka ruang kolaborasi dengan akademisi, menunjukkan komitmen untuk meningkatkan PAD melalui kebijakan berbasis riset dan kajian ilmiah yang akuntabel dan berkelanjutan.
Audiensi dengan STIE Aprin Palembang: Dorong Perumusan Kebijakan Berbasis Riset
Komitmen tersebut ditandai melalui audiensi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Aprin Palembang bersama Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki. Audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemkab OKI dan STIE Aprin Palembang dalam mendorong perumusan kebijakan daerah berbasis riset dan kajian akademik, khususnya pada sektor optimalisasi PAD yang berkelanjutan dan berorientasi jangka panjang, menunjukkan bahwa pemerintah daerah menyadari pentingnya peran akademisi dalam pembangunan daerah.
Dukungan Riset dan Analisis Akademik: Kebijakan Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata
Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap masukan akademik sebagai dasar pengambilan kebijakan strategis. “Pemerintah daerah membutuhkan dukungan riset dan analisis akademik agar setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran, terukur, dan berdampak nyata. Kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti STIE Aprin menjadi bagian penting dalam memperkuat perencanaan dan pengelolaan PAD,” ujar Muchendi, menunjukkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk mengambil kebijakan yang berdasarkan data dan fakta yang akurat.
Sinergi Pemerintah dan Akademisi: Lahirkan Terobosan Baru Gali Potensi PAD
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi diharapkan mampu melahirkan terobosan baru dalam menggali potensi pendapatan daerah, tanpa mengesampingkan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta keberlanjutan, menunjukkan bahwa pemerintah daerah menyadari pentingnya kerjasama dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan pembangunan.
Akademisi Berkontribusi Aktif dalam Pembangunan Daerah: Penguatan Kebijakan Publik
Sementara itu, Pakar Kehumasan STIE Aprin Palembang, Rulius Surahman, menilai audiensi tersebut sebagai momentum strategis bagi dunia akademik untuk berkontribusi lebih aktif dalam pembangunan daerah. “Ini bukan sekadar audiensi formal. Kami melihat adanya ruang konkret bagi akademisi untuk terlibat langsung dalam penguatan kebijakan publik, terutama dalam optimalisasi PAD yang berbasis data dan riset,” ungkap Rulius, menunjukkan bahwa akademisi siap memberikan kontribusi yang nyata bagi pembangunan daerah.
Potensi Ekonomi Lokal Digarap Maksimal: Dukungan Riset Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Ia menambahkan, pendekatan kajian ilmiah diyakini dapat membantu pemerintah daerah dalam memetakan potensi ekonomi lokal secara lebih komprehensif dan terukur. “Dengan dukungan riset yang tepat, potensi pendapatan Kabupaten OKI dapat digarap secara maksimal, terarah, dan berkelanjutan,” pungkasnya, menunjukkan bahwa kerjasama antara pemerintah daerah dan akademisi dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan daerah. (Tim/Red)



