Beranda / Daerah / Proyek Dapur Gizi Gratis Mukomuko Amburadul: Papan Merek Terpasang di Rumah Kosong, Warga Bingung, Kapan Terealisasi?

Proyek Dapur Gizi Gratis Mukomuko Amburadul: Papan Merek Terpasang di Rumah Kosong, Warga Bingung, Kapan Terealisasi?

Mukomuko – Rencana pembangunan dapur Makan Gizi Gratis (MBG) di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, terkesan tidak jelas kelanjutannya. Papan merek proyek terpasang di rumah warga yang kosong, sementara warga kebingungan dan bertanya-tanya kapan program yang digadang-gadang akan terealisasi.

Sudah di-DP, Tapi Tak Ada Kejelasan: Dapur MBG Mangkrak, Anak-Anak Kecewa!

Menurut informasi warga setempat, lokasi pembangunan dapur MBG sudah di-DP Rp 2.500.000,00 (dua juta lima ratus ribu rupiah), tapi sampai saat ini belum juga ada kejelasan. Setelah disurvei lokasi, ditemukan papan merek lokasi pembangunan sudah tergeletak di samping rumah warga yang sudah tidak dihuni, alias rumah kosong, yang kebetulan terletak di samping lokasi pembangunan dapur MBG, menambah kesan terbengkalai dan tidak terurus.

Anak Sekolah Belum Pernah Terima Makanan Bergizi Gratis: Program Presiden Prabowo Gagal?

Menurut informasi warga Desa Bukit Makmur, anak sekolah di desa tersebut sampai saat ini belum pernah mendapatkan makanan bergizi gratis yang telah diprogramkan oleh Bapak Presiden H. Prabowo Subianto dan hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai program pembangunan dapur MBG dan juga belum ada kejelasan kapan anak sekolah di sana mendapatkan makanan bergizi yang diprogramkan selama ini.

Desa Lain Sudah Terima MBG, Bukit Makmur Terabaikan: Ada Diskriminasi?

Harapan masyarakat Desa Bukit Makmur, program yang telah dijalankan harus ada pemerataan, sedangkan di desa lain di Kecamatan Penarik sudah menerima MBG, terutama desa-desa yang akses jalannya bagus dan dekat dengan perkotaan kecamatan,” ujar warga pada awak media, Jumat (9/1/26), menunjukkan adanya ketidakadilan dalam pelaksanaan program MBG.

Kades Akui Belum Ada MBG di Desa, Pengelola Pun Tak Tahu: Siapa Bertanggung Jawab?

Sementara itu, Kepala Desa Bukit Makmur, Supriyanto, membenarkan bahwa di desanya belum pernah sama sekali anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui menerima Makan Gizi Gratis (MBG). Bahkan, untuk pengelola MBG di desa tersebut, Kades belum mengetahui saat dikonfirmasi media, menunjukkan kurangnya koordinasi dan transparansi dalam pelaksanaan program.

Masyarakat Menuntut Kejelasan: Jangan Biarkan Program MBG Jadi Janji Palsu!

Mengenai hal ini, pihak-pihak yang berkaitan agar secepatnya memastikan kegiatan dan menindaklanjuti program yang telah dicanangkan. Jangan biarkan program Makan Gizi Gratis yang digadang-gadang dapat meningkatkan kesehatan anak-anak menjadi janji palsu dan mengecewakan masyarakat Desa Bukit Makmur! (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *