Beranda / Daerah / BMKG: Sebagian Besar Wilayah OKI Berpotensi Diguyur Hujan, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

BMKG: Sebagian Besar Wilayah OKI Berpotensi Diguyur Hujan, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Kayuagung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Minggu (26/7/2026). Sejumlah wilayah juga berpotensi mengalami hujan yang disertai petir dan angin kencang pada waktu-waktu tertentu.

Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi cuaca di Kabupaten OKI pada umumnya didominasi cuaca berawan hingga hujan ringan yang terjadi pada siang hingga malam hari. Meskipun saat ini Sumatera Selatan tengah memasuki musim kemarau, dinamika atmosfer masih memungkinkan terjadinya pembentukan awan hujan di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten OKI.

Wilayah yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan meliputi Kecamatan Kayuagung, Pedamaran, Pedamaran Timur, Tanjung Lubuk, Teluk Gelam, Jejawi, Sirah Pulau Padang, Pampangan, Pangkalan Lampam, Tulung Selapan, Air Sugihan, Cengal, Sungai Menang, Mesuji, Mesuji Makmur, Mesuji Raya, Lempuing, dan Lempuing Jaya. Sementara itu, beberapa wilayah lainnya diprakirakan mengalami cuaca berawan pada pagi hari sebelum berpotensi turun hujan pada siang hingga malam hari.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang perlu menjadi perhatian, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, pengguna transportasi sungai, nelayan, serta para petani yang sedang memasuki musim tanam.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di daerah rawa dan bantaran sungai di Kabupaten OKI juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air apabila hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu yang relatif singkat.

Di sisi lain, Kabupaten OKI yang selama ini menjadi salah satu wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan tetap perlu meningkatkan kesiapsiagaan. Turunnya hujan di sejumlah wilayah diharapkan dapat membantu menjaga kelembapan lahan gambut. Namun demikian, BMKG mengingatkan bahwa curah hujan yang tidak merata tidak serta-merta menghilangkan potensi terjadinya karhutla selama musim kemarau masih berlangsung.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun karena selain melanggar hukum, tindakan tersebut juga dapat memicu meluasnya kebakaran yang berdampak pada kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Untuk mengantisipasi dampak perubahan cuaca, BMKG mengimbau masyarakat agar senantiasa memantau informasi prakiraan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar ruangan.

Prakiraan Cuaca Kabupaten OKI

  • Pagi hari : Cerah berawan hingga berawan.
  • Siang hari : Berpotensi hujan ringan di sebagian besar wilayah.
  • Sore hari : Berpotensi hujan ringan hingga sedang disertai petir secara lokal.
  • Malam hari : Berawan hingga hujan ringan di sejumlah kecamatan.
  • Suhu udara : Berkisar 23–32 derajat Celcius.
  • Kelembapan udara : Berkisar 65–98 persen.
  • Kecepatan angin : 5–20 kilometer per jam.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi dalam durasi singkat disertai kilat atau petir dan angin kencang yang dapat terjadi secara lokal.

“Tetap waspada, tetapi jangan panik. Selalu perbarui informasi cuaca dari BMKG dan utamakan keselamatan dalam setiap aktivitas,” demikian imbauan BMKG kepada masyarakat. (rls/Tim Redaksi Pewarta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *