
Mukomuko – Informasi mengejutkan datang dari Kecamatan Air Manjunto, Kabupaten Mukomuko, terkait pembagian makanan bergizi (MBG) yang diduga berisi roti berjamur kepada siswa Sekolah Dasar (SD). Hal ini terungkap dari sebuah percakapan di grup WhatsApp Kesbangpol Mukomuko yang ramai menjadi perbincangan warga setempat.
Seorang anggota grup tersebut menceritakan bahwa anaknya, yang masih duduk di bangku SD di Kecamatan Manjunto, menerima menu MBG berupa roti yang telah berjamur dan berulat. Beruntung, roti tersebut belum dikonsumsi oleh anak-anak, sehingga tidak menimbulkan masalah kesehatan secara langsung.
“Kami menemukan roti yang dibagikan sudah berulat dan berjamur. Untungnya anak-anak belum makan roti itu,” ungkap seorang anggota grup Kesbangpol Mukomuko, Rabu (4/3/26).
Warga tersebut juga mengimbau awak media untuk menghubungi Buk Santi, salah satu wali murid di SD Kecamatan XIV Koto, guna mendapatkan informasi lebih valid terkait kejadian ini. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pengelola dapur MBG di Kecamatan Air Manjunto mengenai insiden tersebut.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan di kalangan orang tua murid dan masyarakat luas, mengingat pentingnya kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada anak-anak di sekolah. Masyarakat berharap pihak berwenang dapat segera melakukan investigasi dan menindaklanjuti agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Belum ada konfirmasi resmi dari Dinas Pendidikan atau Dinas Kesehatan setempat terkait insiden pembagian roti berjamur ini. Pihak sekolah dan pengelola program MBG diharap dapat memberikan penjelasan dan memastikan standar kesehatan terpenuhi dalam penyediaan makanan bagi siswa.

Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak yang bertanggung jawab atas program pemberian makanan bergizi di sekolah agar selalu menjaga kualitas demi kesehatan dan keselamatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
