
Dairi/Radarsumatranews.Com
Suasana Khidmat Adan penuh haru menyelimuti rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Sidikalang pada hari pertama idul Fitri 1447 H.Sejak pagi sebanyak 182 warga binaan yang beragama Islam berkumpul di halaman lapangan rutan untuk melaksanakan shalat idul Fitri dengan khusyuk (Sabtu,20/03/2026).
Ibadah ini tidak hanya diikuti oleh warga binaan, tetapi juga dihadiri oleh para pegawai Rutan yang beragama Islam, menciptakan momen kebersamaan yang hangat di balik jeruji besi. Isak tangis haru mulai pecah saat seluruh jamaah mendengarkan ceramah menyentuh dari Ustadz Irwan Sidebang yang menekankan tentang makna pengampunan dan kesempatan kedua.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Kelas IIB Sidikalang, Brema Barus, mengonfirmasi jumlah peserta ibadah tersebut. “Ada 182 warga binaan di sini yang beragama Islam, dan semuanya mengikuti rangkaian ibadah pagi ini dengan tertib,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Kepala Rutan Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, menyampaikan bahwa perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah kali ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi warga binaan. Selain sebagai momen kemenangan setelah sebulan berpuasa, Idul Fitri menjadi pengingat akan pentingnya memperbaiki diri.
“Idul Fitri tahun ini memberikan harapan baru. Momentum ini kami harapkan dapat memotivasi warga binaan untuk terus berkelakuan baik, agar proses integrasi mereka kembali ke masyarakat dapat berjalan lancar,” tutur Loviga.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan remisi khusus bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, menambah rasa syukur di hari yang fitri tersebut.Jadima K
