
Mukomuko – Puluhan buruh yang terlibat dalam proyek pembangunan Gedung KDMP di Desa SP.10, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, mengeluhkan upah kerja mereka yang hingga kini belum dibayarkan.
Salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa keterlambatan pembayaran upah tersebut telah berlangsung cukup lama. Para buruh yang bekerja dalam satu tim di bawah kontraktor yang sama berharap segera mendapatkan kepastian terkait hak mereka.
“Kami sudah menyelesaikan pekerjaan sesuai tugas yang diberikan, namun hingga saat ini upah kami belum dibayarkan. Kami berharap ada kejelasan dari pihak kontraktor mengenai kapan pembayaran akan dilakukan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Menurut para pekerja, keterlambatan pembayaran upah berdampak langsung pada kondisi ekonomi keluarga mereka. Mereka berharap pihak kontraktor dapat segera menyelesaikan kewajiban pembayaran agar kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi.
Selain meminta kejelasan, para buruh juga berharap adanya itikad baik dari pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara cepat dan transparan guna menghindari keresahan di kalangan pekerja.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak kontraktor maupun pihak terkait lainnya guna menjaga keberimbangan informasi sesuai kaidah jurnalistik. (Jul PPWI/Tim Redaksi)
