
Kayuagung – Kondisi Taman Kota Kayuagung yang dinilai semakin ramai dipenuhi pedagang menjadi perhatian masyarakat. Salah satu sorotan datang dari Jonathan Jo, seorang warga yang aktif di media sosial.
Melalui komentarnya di akun media sosial Jurnalis PPWI OKI, Jonathan Jo mempertanyakan kondisi tersebut dengan menuliskan:
“Sudah dapat amplop apo mang dari pedagang di taman kota? Ku jingok tambah rame be.” Unggahan itu kemudian mendapat tanggapan dari Admin Jurnalis PPWI OKI yang menyatakan bahwa informasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui pemberitaan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PPWI OKI menegaskan bahwa organisasi pers yang dipimpinnya selalu menjunjung tinggi independensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Kami di PPWI OKI tidak pernah meminta fasilitas apa pun dari pemerintah. Bahkan kantor yang kami gunakan merupakan hasil sewa secara mandiri dan tahun ini kami telah menempati rumah sendiri. Ini menjadi bukti bahwa kami menjalankan tugas jurnalistik dengan penuh integritas, hati nurani, dan tidak terpengaruh oleh pihak mana pun,” ujarnya.
Ia menambahkan, independensi merupakan fondasi utama dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan kata bijak filsuf politik Prancis Alexis de Tocqueville yang menyatakan, “Keadilan tidak dapat terwujud tanpa adanya informasi yang benar dan bebas yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.”
“Kami berkomitmen memberikan informasi yang objektif, berdasarkan fakta, dan tidak memihak kepada siapa pun. Kepercayaan publik adalah modal utama yang harus dijaga oleh setiap insan pers,” katanya.
Dalam konteks pentingnya integritas dalam penyampaian informasi, kata bijak filsuf Inggris Bertrand Russell menjadi pegangan: “Integritas adalah kemampuan untuk tidak menyembunyikan kebenaran meskipun hal itu tidak menguntungkan atau bahkan membahayakan diri sendiri.”
Sementara itu, salah seorang warga Kayuagung, Netti, mengapresiasi sikap independen yang selama ini ditunjukkan oleh PPWI OKI. Menurutnya, informasi yang disampaikan media tersebut cukup kredibel dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya pernah merasakan langsung bantuan dari jurnalis PPWI OKI ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan dukungan informasi yang jelas dan akurat. Saya sangat menghargai komitmen mereka untuk tetap independen dan memberikan pelayanan informasi yang baik kepada masyarakat,” ujar Netti.
Pandangan filsuf Jerman Immanuel Kant tentang tanggung jawab moral juga menjadi pegangan, di mana ia menyatakan, “Setiap orang memiliki kewajiban untuk menyampaikan kebenaran dengan jujur, karena kebenaran adalah dasar dari kehidupan bermasyarakat yang adil dan harmonis.”
Terkait kondisi Taman Kota Kayuagung yang menjadi sorotan, PPWI OKI menyatakan akan melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait dan hasilnya akan dituangkan dalam berita agar informasi yang diterima masyarakat akurat dan berimbang bagi semua pihak. (Jul PPWI OKI/Tim Redaksi)
Referensi:
